geowisata pincuran puti |
Geowisata Pincuran Puti di Talang Babungo, Kabupaten Solok diyakini bakal menjadi destinasi wisata andalan di daerah itu. Destinasi yang mengandalkan konsep alami dengan eko building diyakini akan menarik pengunjung terutama wisatawan minat khusus.
jembatan penghubung |
Perjalanan menuju ke sana cukup menantang dan mengesankan. Harus berjalan kaki sekitar 1,5 KM untuk mencapai titik Pincuran Puti. Namun sepanjang perjalanan disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah dan terbayarkan oleh geowisata yang menarik. Dalam Geowisata ini terdapat jembatan kecil dan tangga yang terbuat dari kayu-kayu hutan sebagai fasilitas pendukung untuk akses menikmati geowisata. Selain itu, juga terdapat miniatur kapal yang bisa digunakan untuk memandang keindahan Nagari Talang Babungo.
foto facebook meirita |
Salah seorang petugas geowisata, Okta Yulia Isma mengatakan setelah diresmikan sejak 26 Desember oleh wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, banyak orang yang berkunjung ke geowisata ini. “Dalam beberapa hari ini banyak pengunjung ke geowisata Pincuran Puti, tidak hanya masyarakat Nagari Talang Babungo tetapi juga masyarakat dari Padang, Solok dan masih banyak lagi,” katanya.
Biaya masukSebelum memasuki Geowisata Pincuran Puti pengunjung akan dikenakan biaya masuk. “Setiap pengunjung yang datang harus membuat namanya di daftar pengunjung dan membayar Rp5.000 untuk masyarakat Nagari Talang Babungo serta Rp10.000 untuk masyarakat luar Talang Babungo.
Geowisata pincuran puti ini lokasinya sangat luas semoga kedepan wisata ini didukung dengan wahana permainan lainnya.